Jumat, 05 Maret 2021
 
Pemerintah Kota Ternate
Informasi terbaru seputar pemerintahan Kota Ternate

AIS Forum, Bentuk Komitmen Negara Pulau dan Kepulauan Untuk Menjaga Lautan dan Maju Bersama

Sebagai bentuk komitmen tinggi untuk melakukan kolaborasi pembangunan, para pemimpin negara pulau dan kepulauan yang tergabung dalam Archipelagic and Island States Forum/AIS Forum bersepakat akan melaksanakan High Level Meeting (Pertemuan Tingkat Tinggi) AIS Forum. Pertemuan tingkat tinggi ini sedianya akan diselenggarakan pada tahun 2020, namun tertunda akibat dampak pandemi Covid-19. Dalam rangka mempersiapkan penyelenggaraan HLM di 2021 dan guna menjaga momentum kolaborasi bersama antar negara, maka penyelenggaraan HLM akan diawali dengan pertemuan tingkat Menteri ke 3 negara-negara AIS pada 25 November 2020. Pertemuan tingkat Menteri ini akan mengusung tema “Fostering Solidarity Between Archipelagic and Island States: Towards a Sustainable Ocean Future.”

Sesuai tema penyelenggaraan pertemuan, para Menteri negara AIS Forum akan membahas kelanjutan kolaborasi nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang bersumber dari lautan sesuai konteks negara-negara pulau dan kepulauan. Rencana kerja yang akan diusulkan dalam pertemuan tingkat pejabat tinggi untuk disepakati dalam pertemuan tingkat Menteri telah dirancang sepenuhnya berlandaskan prinsip-prinsip Kerja sama AIS Forum antara lain kolaborasi dan inklusivitas.

Sekretariat AIS Forum yang mempersiapkan rencana kolaborasi dan aksi konkret yang akan disepakati dalam Pertemuan Tingkat Menteri negara AIS Forum menyampaikan bahwa secara umum rencana kolaborasi AIS Forum di masa depan akan berlandaskan pada tiga pilar utama yakni membangun kerangka kebijakan untuk mendorong evidence-based policy making, memudahkan replikasi contoh- contoh baik dari berbagai negara AIS dan menfasilitasi penerapan teknologi informasi melalui inovasi anak muda di negara-negara AIS.

Penerapan prinsip kolaborasi, solidaritas, dan inklusivitas sangat penting dalam konteks AIS Forum. Sebagai forum yang terdiri dari 47 negara pulau dan kepulauan di seluruh dunia, dan sebagai forum yang terdiri dari negara-negara dengan level pertumbuhan ekonomi, kedewasaan institusi pemerintahan, maupun luas teritorial yang sangat unik dan beragam, program dan kolaborasi yang dilaksanakan dalam AIS forum tidak hanya harus menjawab tantangan pembangunan dan persoalan bersama (common challenges) negara AIS forum namun juga harus memastikan seluruh negara AIS dapat terlibat, berkontribusi dan menerima manfaat dari kolaborasi yang dilaksanakan. Lebih dari itu, mempertimbangkan kondisi pasca pandemi Covid 19 yang dihadapi berbagai negara AIS Forum, rencana kolaborasi yang akan dilaksanakan juga harus responsif terhadap post-pandemic economic recovery measures yang akan dilaksanakan oleh berbagai negara AIS Forum.

Sejak awal pembentukan, Indonesia memiliki peran yang penting dan strategis dalam AIS Forum. Melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Indonesia memulai inisiasi pembentukan AIS Forum di tahun 2016 bersama United Nations Development Program (UNDP) dan berhasil membangun komitmen pembentukan kerja sama antar negara pulau dan kepulauan pada tahun 2017. Pada tanggal 22 November 2017, delegasi negara pulau dan kepulauan di kawasan Asia Pasifik yang hadir dalam konferensi AIS sepakat untuk membentuk forum.

ARTIKEL GPR