Selasa, 16 Juli 2019
 
Pemerintah Kota Ternate
Informasi terbaru seputar pemerintahan Kota Ternate
29 April 2019 - 21:00:29 - Read: 160

Festival Moti Veerbond Akan Menjadi Agenda Tahunan Pemkot Ternate

DISKOMSANDI - Langit cerah di pagi itu cukup menjadi saksi bahwa bumi Tuanane bergembira menyambut kedatangan para petinggi empat Kesultanan Moloku Kie raha beserta anak cucunya untuk mengenang kembali peristiwa bersejarah Konfederasi Moti  (Moti Veerbond). Sabtu (27/04/2019) sekitar pukul 9 pagi Walikota Ternate beserta Forkompimda dan unsur Kesultanan dari Kesultanan Ternate, Tidore dan Jailolo tiba di Pulau Moti, tepatnya di Kelurahan Tadenas. Rombongan disambut tarian soya-soya, togal dan diterima dengan ritual saro-saro oleh masyarakat Tadenas. Walikota beserta rombongan lalu mengunjungi Mafu Jou (Batu Sultan). Walikota dan beberapa anggota Forkompimda sempat menaiki batu yang berukuran sangat besar dengan puncak seperti meja itu, yang menurut masyarakat adalah tempat pertemuan para Kolano di waktu Konfederasi Moti 1322 silam. Setelah dari Tadenas, rombongan Walikota dan kesultanan menuju lapangan Tosehe, Kelurahan Moti Kota  tempat pelaksanaan Festival Moti Veerbond 2019.

Masyarakat Moti berbondong-bondong menyaksikan Pembukaan Festival Moti Veerbond 2019.  Festival yang dihadiri oleh empat kesultanan Moloku Kieraha ini dibuka oleh Walikota Ternate, Dr. H. Burhan Abdurahman, SH, MM dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada penggagas &  penyelenggara festival yang telah melaksanakan festival ini untuk pertama kalinya. “Saya memahami dan  kita semua memahami bahwa,  di awal pelaksanan Festival Moti Veerbond pasti masih banyak kekurangan-kekurangan, akan tetapi sesuatu sangat berharga, karena kita semua sudah memulai kegiatan ini," ucap Walikota

Di hadapan ratusan warga Moti yang hadir, Walikota juga  menyatakan bahwa Festival ini akan menjadi agenda tahunan Pemkot Ternate. " jika Festival Pulau Hiri sudah ditetapkan sebagai agenda tahunan Pemerintah Kota Ternate, maka Festival Moti Veerbond juga ditetapkan sebagai agenda tahunan Pemkot Ternate," ungkap Walikota

Walikota berharap, seluruh komponen di Ternate untuk bersama-sama memberi dukungan sehingga kegiatan ini mampu memberi dampak yang positif bagi warga di Pulau Moti dan masyarakat Maluku Utara umumnya. “Tentunya ke depan, festival ini harus dikemas dengan lebih baik lagi. Karena bukti-bukti sejarah yang ada pada masa lalu hingga saat ini masih ada, dan itu menunjukan festival ini bisa menjadi festival sejarah yang sangat bergengsi. Kita  semuanya harus memiliki spirit dan semangat yang sama untuk mendukung festival ini di masa akan datang. Kita harus bersama berkoordinasi. membangun kesepahaman, meminta para ahli menelusuri jejak sejarah ini, sehingga benar-benar yang ditampilkan adalah yang berkualitas, festival ini akan diminati  banyak orang, sehingga akan mengundang banyak orang dari luar yang akan datang ke  Moti” terang Walikota.

Pelaksanaan Pembukaan  Festival Moti Veerbond selain dihadiri Walikota beserta Forkompimda dan unsur kesultanan beserta komunitas pemuda dari empat kesultanan juga turut dihadiri,  para pejabat eselon II, III dan IV di lingkup Pemkot Ternate.

Pembukaan diawali kirab budaya empat kesultanan dan enam kelurahan se- Kecamatan Moti yang dilanjutkan dengan pembacaan Rorasa oleh Jo Kalem Kesultanan H.Ridwan Dero yang membuat suasana haru menyelimuti lapangan Tosehe. Para delegasi kesultanan juga menampilkan beragam atraksi seni dan budaya,tak terkecuali masyarakat Moti. Aneka tarian, musik etnik, dan teater yang dipentaskan mengundang decak kagum para undangan yang hadir. Acara pembukaan dilanjutkan dengan sarasehan budaya yang dipandu oleh Sangaji Tafaga Drs. H. Sahil M. Nur, M.Si. (TR_diskomsanditernate)

BERITA LAINNYA