Kamis, 14 November 2019
 
Pemerintah Kota Ternate
Informasi terbaru seputar pemerintahan Kota Ternate
07 September 2019 - 00:04:56 - Read: 411

Gugu Gia Si Gololi Ternate Raih Rekor Dunia

DISKOMSANDI - Jumat, 6 September 2019 menjadi hari yang bersejarah  bagi masyarakat Ternate.  Di tengah berbagai gejolak yang terjadi di Nusantara,  Masyarakat Ternate mempersembahkan satu aksi yang menginspirasi  Bangsa Indonesia yaitu bergandengan tangan memeluk gunung yang mengungkapkan suatu makna bahwa diantara banyaknya perbedaan, persatuanlah yang lebih utama. Dari hasil rekomendasi tim MURI, aksi masyarakat bergandengan tangan mengelilingi gunung seperti ini belum pernah ada di belahan dunia manapun. "baru hanya terjadi di Ternate" ungkap Triyono perwakilan Muri. Oleh karennya diberikan piagam penghargaan Rekor Dunia atas rekor peserta terbanyak bergandeng tangan mengelilingi gunung  kepada Wali Kota Ternate. 

"Muri sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada Wali Kota beserta komunitas yang telah bergerak menunjukkan bahwa persatuan bisa dianyam dari ujung timur Indonesia yaitu Ternate" pungkasnya.

Saat menerima piagam penghargaan rekor dunia yang diserahkan oleh Muri di Benteng Oranje, Wali Kota Ternate Dr. H. Burhan Abdurahman, SH, MM menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Ternate yang telah berperan aktif bergandeng tangan, mengelilingi gunung Ternate sehingga berhasil meraih rekor dunia "ini adalah hasil kerja keras anak muda di Ternate yg didukung oleh seluruh lapisan masyarakat" Ucap Wali Kota penuh semangat.

Kegiatan yang berhasil meraih rekor dunia ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan ICCF yang diselenggarakan pada tanggal 2-7 September di Kota Ternate. Kegiatan bergandengan tangan mengelilingi Gunung Gamalama dengan tema bergandengan tangan ini disebut Gugu Gia Si Gololi Ternate. 

Sejak Pukul 15.00 masyarakat tumpah ruah di sepanjang jalan mengelilingi pulau Ternate, mulai dari anak- anak sekolah, para pekerja, pemuda serta kaum ibu. Kegiatan ini diawali dari Kadaton Sultan Ternate, dimana pada pukul 15.30 bendera merah putih dikeluarkan dari Kadaton Sultan diiringi empat bendera kesultanan se-Moloku Kie Raha. Bendera merah putih oleh pihak kesultanan selanjutnya  diserahkan kepada Kapolres Ternate, lalu diserahkan lagi kepada kepada Ketua Pemuda Kelurahan Soasio. dari sinilah mulai dilakukan perjalanan estafet bendera merah putih yang dalam waktu bersamaan juga dilakukan di kelurahan lain. Hingga pada pukul 16.10 bendera memasuki kawasan Benteng Oranje. Bendera merah putih yang dibawa secara estafet ini diterima oleh Paskibraka Kota Ternate, lalu diserahkan kepada Deklarator Jarkot Bapak Rizal Marsaoly untuk kemudian diserahkan kepada Wali Kota Ternate. Bendera tersebut selanjutkan oleh Wali Kota Ternate ditancapkan di poros utama Benteng Oranje. Penancapan Bendera ini menandai dimulainya proses berhikmat selama 7 menit yang di akhiri dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri. prosesi ini disaksikan oleh tim rekor MURI yang melakukan penilaian apakah kegiatan 42.000  orang bergandengan tangan dengan tema memeluk gunung ini bisa dicatat sebagai rekor MURI.

Gugu Gia Si Gololi Ternate memiliki tujuan besar sebagaimana yang diungkapkan oleh Deklarator sekaligus Pembina Jaringan Komunitas Ternate H. Rizal Marsaoly. Tujuan utama adalah membangun kebersamaan, mempererat persatuan, dan menyatukan segala perbedaan yang ada, baik suku, bahasa, ras, agama, dan lain-lain. Dengan kebersamaan itu kita dapat melakukan banyak hal. kebersamaan disini meliputi Peran pemerintah, media, akademisi komunitas, maupun Pelaku Usaha. "ini adalah wujud kolaborasi menganyam indonesia dari Ternate. Event ini tidak sekedar ceremony tp bagaimana menjadi pijakan awal kita untuk melangkah. Bagaimana kita bisa buat  Ternate ini maju lewat kreativitas" pungkas  Rizal. (TR_diskomsanditernate)

BERITA LAINNYA