Jumat, 22 Maret 2019
 
Pemerintah Kota Ternate
Informasi terbaru seputar pemerintahan Kota Ternate
13 Maret 2019 - 15:10:12 - Read: 49

Presiden Jokowi Resmikan Pasar Dufa-Dufa dan Pasar Rempah Kota Baru di Tangerang

DISKOMSANDI - Dua pasar yakni pasar rempah kota baru dan pasar rakyat dufa dufa pada Selasa (12/3/2019) kemarin di resmikan secara simbolis oleh Presiden Joko Widodo bersamaan dengan 600 pasar rakyat seluruh Indonesia yang dibangun pada 2018 lalu, bertempat di ICE BSD Tangerang bersamaan dengan pemberian penghargaan pasar rakyat terbaik serta rapat kerja kementrian perdagangan. Yang dihadiri Walikota Ternate Dr. H. Burhan Abduraan, SH, MM, Kepala Dinas Perindag Kota Ternate Nuryadin Rachman, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukito dan Guburner/Walikota dan Bupati seluruh Indonesia.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito mengungkapan ada sejumlah keberhasilan yang diraih salah satunya menjaga stabilitas pokok yang telah dilakukan Kemendag. Dan sesuai data 2015 hingga 2018, setidaknya sudah terbangun dan terevitalisasi pasar rakyat sebanyak 4.211 unit dan ditargetkan sampai akhir 2019 total pasar yang dibangun dan direvitalisasi mencapai 5.248 unit pasar rakyat dengan total anggaran mencapai Rp 12,47 triliun. "Kemendag berhasil menjaga stabilitas pokok yang mana inflasi tahun 2018 sebesar 3,13 persen. Ini langsung dipimpin oleh Bapak Presiden dan kerja keras Bupati, Gubernur dan pasar untuk memastikan ketersediaan pangan dalam harga terjangkau. Saya ucapkan terima kasih kepada semuanya," katanya.
Sementara Presiden Jokowi pada kesempatan itu mengapresiasi kinerja yang telah dilakukan Kemendag. Namun dia mengatakan agar pasar rakyat juga dapat turut serta membangun marketplace berupa ekosistem online. "Dari apa yang saya dengar kita sekarang kalah dengan yang online. Saya minta kemendag mulai membangun, ekosistem online, tapi juga tetap memperbaiki ekosistem offlinenya. Sehingga pasar rakyat memiliki marketplace platform untuk menyiapkan diri menuju era digital," pesan Jokowi.
Ditegaskannya, penyesuaian tersebut dapat mempercepat pekerjaan dan menjadi poin penting dalam geliat ekonomi pada pasar rakyat, baik di kota atau pun kabupaten. "Negara yang cepat akan kalah dengan negara yang lambat, kuncinya ada di situ. Oleh sebab itu saya mengingatkan untuk mengubah mindset kita, karena revolusi industri 4.0 tidak bisa kita cegah lagi, siap nggak siap itu pasti akan datang," ucapnya.

Terpisah Walikota Ternate Dr. H. Burhan Abduraan, SH, MM menegaskan, nantinya pasar rakyat yang sudah dibangun di Kota Ternate ini akan di tata dengan baik sehingga masyarakat nyaman untuk datang berbelanja. "Ada pasar yang akan kita tata sehingga pasar itu bukan hanya menjadi pusat belanja saja, namun dia dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan nyaman, untuk itu kawasan pasarnya akan di tata dengan baik," ungkapnya.
Setelah pasar itu diresmikan kata Walikota, dalam waktu dekat ini sudah akan beroperasi. "Nanti kita akan fungsikan pasar itu dengan ciri khas tersendiri, baik itu kebersihannya, maupun pelayanan di pasar," tandasnya.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Dinas Perindag Nuryadin Rachman. Menurut dia, setelah pasarnya diresmikan Presiden Pemkot akan mengagendakan dilakukan peresmian operasi, yang nantinya disesuaikan dengan jadwal Walikota. "Jadi nanti tinggal kita sesuaikan jadwal, karena semuanya sudah siap untuk beroperasi," ucap dia sembari menegaskan, di kedua pasar itu nantinya akan di terapkan SOP yang diserahkan saat pengoperasian. (TR_diskomsanditernate)

BERITA LAINNYA