Kamis, 13 Mei 2021
 
Pemerintah Kota Ternate
Informasi terbaru seputar pemerintahan Kota Ternate
03 Mei 2021 - 18:00:57 - Read: 141

Jelang Idul Fitri, Wali Kota Ternate Menghadiri Rapat Koordinasi OPS Ketupat Kie Raha 2021

DISKOMSANDI – Wali Kota Ternate DR. M Tauhid Soleman, M.Si menghadiri Rapat Koordinasi Operasi Ketupat Kie Raha 2021 yang digelar oleh Polres Kota Ternate. Rapat tersebut digelar sebagai persiapan operasi ketupat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Rapat di gelar di Ruang TMCC Polres Ternate, Senin, 3 Mei 2021.
Rapat dihadiri juga oleh Kapolres Kota Ternate AKBP Aditya Laksimada S.I.K., Komandan Kodim (Dandim) 1501/Ternate Kolonel Inf R. Moch Iskandarmanto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate Arif Gani, Perwakilan Dinas Perhubungan Kota Ternate, Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Ternate, Perwakilan Basarnas Kota Ternate, Perwakilan KSOP Kelas II Kota Ternate, Perwakilan Angkasa Pura II Kota Ternate.

Rapat dibuka dengan laporan para peserta rapat mengenai persiapan yang dilakukan untuk menghadapi operasi ketupat. Perwakilan Angkasa Pura II mengatakan bahwa bandara akan ditutup sejak tanggal 6 Mei 2021. Pesawat yang bisa mendarat di Bandara Sultan Babullah hanya pesawat kargo yang membawa barang.
Selanjutnya, Perwakilan Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan delapan (8) puskesmas untuk siaga pada operasi ketupat dengan masing-masing 1 dokter, 1 perawat dan 1 bidan ditambah dengan 8 ambulance dan 1 mobil Public Safety Center (PSC).

Kemudian laporan dari Dishub bahwa pihaknya akan menyebarkan personil yang akan ikut mengatur lalu lintas dan menjaga di pelabuhan. Sedangkan Perwakilan KSOP Kota Ternate mengatakan bahwa perjalanan laut antar provinsi akan dihentikan mulai tanggal 6 Mei. Namun, pelabuhan masih akan melayani perjalanan antar pulau di wilayah Maluku Utara. Selain itu, beliau juga mengatakan bahwa pihaknya akan mengawasi dan menindak tegas kapal/speedboad yang penumpangnya tidak menggunakan jaket keselamatan.
Masih dengan tanggapan anggota rapat, perwakilan dari Basarnas mengatakan bahwa pihaknya sudah siap untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan untuk transportasi darat dan laut.

Menanggapi laporan tersebut, Kapolres Ternate mengatakan bahwa dengan adanya larangan mudik sejak tanggal 6 hingga 17 Mei, sudah terjadi lonjakan penjualan tiket di pelabuhan. Sehingga beliau menghimbau agar instansi terkait bisa mengantisipasi lonjakan penumpang.
“Mungkin di sentra-sentra perbelanjaan, pasti pasar dan mall mendekati lebaran akan mengalami peningkatan pengunjung.”
Kapolres juga  menyarankan untuk dibuat skenario agar tidak terjadi penumpukan pengunjung, misalnya menutup pintu mall jika pengunjung sudah melebihi batas.

Selanjutnya Wali Kota Ternate mengatakan bahwa untuk mengurangi penyebaran covid-19, perayaan malam takbiran akan ditiadakan. Yang diijinkan hanya takbiran di masjid. Kemudian, beliau juga menghimbau untuk antisipasi  kemacetan dan di daerah-daerah rawan macet dan pasar.

"Saya minta pengaturan parkir diatur agar tidak terjadi penumpukan di satu tempat. kita juga mengantisipasi kemungkinan penumpukan jamaah yang lebih besar," ujar Wali Kota. Menurutnya, kehadiran petugas keamanan terutama kepolisian itu sangat penting agar masyarakat tidak melakukan hal-hal yang dilarang. Wali Kota juga menghimbau, agar selalu menyediakan masker terlebih pada saat Sholat Idul Fitri karena kemungkinan akan banyak jamaah yang lupa membawa masker.

Sementara Dandim Kota Ternate menghimbau agar lebih baik jika semua instansi membuat posko bersama agar lebih efektif. Selain itu, Dandim juga menghimbau agar selalu mematuhi protokol kesehatan terutama di pelabuhan yang menurutnya masih sangat minim pemakaian masker. (Tim Redaksi)

BERITA LAINNYA