Pemprov Malut dan Pemkot Ternate Perkuat Sinergi Tangani Kebakaran TPA Buku Deru-Deru
PEMKOT TERNATE - Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kota Ternate memperkuat k ...
PEMKOT TERNATE – Sebagai tuan rumah, Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si menghadiri rapat kerja sekaligus pelantikan Pengurus Ikatan Basudara Maluku (IBM) Provinsi Maluku Utara dan kabupaten/kota periode 2026–2030 yang berlangsung di Bela Hotel Ternate, Sabtu (17/10/2026).
Mengusung tema “Merawat Persaudaraan di Bumi Moloku Kie Raha: Ale Rasa Beta Rasa”, Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, S.Ag, M.Pd.I. dan turut dihadiri oleh Forkopimda Maluku Utara dan para Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Maluku Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur melantik Abu Zubair Latupono sebagai Ketua Umum IBM Maluku Utara dan Johanna Lusje Lethulur sebagai Sekretaris Umum, bersama jajaran pengurus lainnya. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan IBM Award kepada sejumlah tokoh asal Maluku yang dinilai berdedikasi bagi Maluku Utara serta peluncuran buku IBM.
Dalam sambutannya, Wali Kota Ternate Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si menyampaikan bahwa Kota Ternate mencatat nilai Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) sebesar 7,48 pada 2026, dengan kategori sangat baik. Capaian tersebut, menurutnya, mencerminkan kemampuan masyarakat dalam menjaga kehidupan yang harmonis.
Wali Kota menjelaskan bahwa hasil penilaian tersebut memperlihatkan kuatnya hubungan sosial masyarakat Ternate yang terdiri atas berbagai latar belakang. Kondisi ini sekaligus memperkuat identitas Ternate sebagai kota terbuka yang memberikan ruang bagi masyarakat dari berbagai daerah dan latar belakang untuk tinggal serta membangun kehidupan bersama.
“Nilai IHaI tersebut menggambarkan kuatnya harmoni di Kota Ternate. Masyarakat kita berasal dari beragam latar belakang agama, budaya, dan sosial, tetapi mampu menjaga kehidupan bersama secara baik,” kata Wali Kota.
Wali Kota menambahkan bahwa keterbukaan masyarakat merupakan salah satu kekuatan Kota Ternate dalam menjaga keberagaman. Menurutnya, hasil survei tersebut menunjukkan bahwa Ternate dapat menerima masyarakat dari berbagai latar belakang untuk menetap dan menjadi bagian dari kehidupan sosial kota.
“Penilaian ini memperlihatkan bahwa Ternate merupakan kota yang terbuka bagi siapa saja yang ingin tinggal dan membangun kehidupan di sini. Dari sisi keberagaman, hasil yang kita peroleh menunjukkan bahwa masyarakat Ternate memiliki kekuatan dalam menjaga harmoni,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Wali Kota turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam membangun kehidupan sosial di Kota Ternate. Wali Kota menilai, kemajuan daerah tidak terlepas dari peran setiap orang yang datang, menetap, dan menjadi bagian dari masyarakat Ternate.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mengambil bagian dalam membangun kehidupan sosial di kota ini. Kemajuan Ternate tidak mungkin tercapai tanpa kontribusi semua pihak yang telah hidup, menetap, dan membangun keluarga di sini,” tuturnya.
Wali Kota berharap nilai persaudaraan, toleransi, dan keterbukaan yang selama ini terpelihara dapat terus dipertahankan sebagai fondasi pembangunan daerah. Wali Kota juga berharap kehadiran IBM semakin memperkuat ikatan persaudaraan masyarakat Maluku yang merantau dan menetap di Maluku Utara, khususnya di Kota Ternate.
Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, S.Ag, M.Pd.I. menyampaikan bahwa pemerintah menyambut positif keberadaan organisasi paguyuban yang tumbuh berdasarkan kesamaan suku, etnis, maupun kelompok masyarakat. Menurutnya, organisasi tersebut merupakan bagian dari kekayaan sosial yang turut memperkaya kehidupan berbangsa dan bernegara.
Wakil Gubernur menekankan bahwa keberadaan IBM harus mampu menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat dari beragam latar belakang untuk memperkuat semangat nasionalisme sekaligus menjaga persatuan.
“Nasionalisme perlu terus diperkuat melalui peran kelompok-kelompok masyarakat. IBM di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota diharapkan menjadi wadah untuk mempertemukan berbagai perbedaan, merawat keberagaman, dan membangun kebersamaan. Dengan demikian, perbedaan justru menjadi modal untuk bergerak maju bersama,” ujar Wakil Gubernur.
Lebih lanjut, Wakil Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku Utara terbuka terhadap kerja sama dengan berbagai organisasi kemasyarakatan. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendukung pembangunan daerah sekaligus menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.
Wakil Gubernur juga menyampaikan harapannya agar Maluku Utara dapat menjadi salah satu contoh penerapan demokrasi yang memberikan ruang dan kesempatan setara bagi seluruh warga, tanpa memandang perbedaan suku, agama, maupun etnis.
“Maluku Utara diharapkan dapat menjadi contoh pembangunan demokrasi yang memberikan kesempatan sama kepada setiap anak bangsa untuk berkembang. Kita tidak semestinya membatasi kesempatan berdasarkan etnis, agama, atau suku. Kehidupan masyarakat Maluku Utara yang beragam telah menunjukkan bahwa kebersamaan dapat dibangun di tengah berbagai perbedaan,” ungkapnya.
Melalui pelantikan pengurus dan pelaksanaan rapat kerja tersebut, IBM diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam mempererat hubungan antarmasyarakat, menjaga keharmonisan sosial, serta memperkuat kolaborasi dalam pembangunan Maluku Utara. Semangat “Ale Rasa Beta Rasa” diharapkan terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai landasan untuk merawat persaudaraan dan membangun daerah yang inklusif di tengah keberagaman. (Tim_IKP Diskominfo Ternate)
PEMKOT TERNATE - Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kota Ternate memperkuat k ...
PEMKOT TERNATE - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate sekaligus Ketua PGRI Kota Ternate, ...
PEMKOT TERNATE - Pemerintah Kota Ternate memperluas penanganan dampak kebakaran Tempat Pem ...
PEMKOT TERNATE - Pemerintah Kota Ternate terus mengintensifkan penanganan kebakaran di Tem ...