Kamis, 13 Mei 2021
 
Pemerintah Kota Ternate
Informasi terbaru seputar pemerintahan Kota Ternate
09 April 2021 - 12:48:57 - Read: 164

PJ Wali Kota Ternate Menghadiri Penandatanganan Misi Dagang Dan Investasi Antara Provinsi Maluku Utara Dan Provinsi Jawa Timur

DISKOMSANDI - PJ Walikota Ternate Hasyim Daeng Barang, S.STP, M.Si menghadiri acara penandatanganan Misi Dagang Dan Investasi antara Provinsi Maluku Utara Dan Provinsi Jawa Timur. di Hotel Sahid Bela Ternate, Rabu (8/4/21).
Penandatanganan dilakukan oleh  Gubernur Maluku Utara K.H. Abdul Ghani Kasuba, Lc.bersama Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si disaksikan sejumlah pejabat yang hadir  termasuk PJ Wali Kota Ternate.


Hadir dalam acara tersebut pejabat lainnya yakni Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Sahat Tua P. Simandjuntak, S.H., Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku Utara Jeffri Dwi Putra, Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman, Wakil Kantor Regional IV Otoritas Jasa Keuangan (OJK), para Kepala OPD Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan para Kepala OPD Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

“Saya ingat betul bahwa Maluku Utara memang punya hubungan yang sangat lama dengan Jawa Timur. Jadi ibu menyambung usaha perdagangan ini merupakan sesuatu yang sangat membahagiakan dan yang sangat kita tunggu. Karena seluruh usaha perdagangan yang ada di Maluku Utara itu kecil maupun besar bertumpu di Surabaya. Jadi saya kira kehadiran ibu di Maluku utara ini membawa angin segar untuk kami semua di Maluku utara,” ucap Gubernur Maluku Utara dalam sambutannya.

Selain para pejabat, acara tersebut juga di hadiri oleh UMKM dari Provinsi Maluku Utara dan UMKM dari Provinsi Jawa Timur. Para UMKM tersebut menjual berbagai macam produk inovasi hasil olahan industri rumahan yang berasal dari hasil perkebunan, pertanian, peternakan lokal serta kerajinan tangan.

“Saya mendapatkan info dari bupati bahwa sampai hari ini di tahun 2021 transaksi perdagangan antara Jawa Timur dan Maluku utara sebanyak 472.902.500.000, ini adalah sebuah potensi yang luar biasa. Sedangkan pada tahun 2020 kemarin transaksi yang terbangun dari Jawa Timur yang produknya terkirim ke Maluku Utara nilainya sekitar 1,3 triliun dan dari Maluku Utara ke Jawa Timur 930 Miliar,” jelas Gubernur Jawa Timur dalam sambutannya.

“Ada industri-industri strategis disini yang pasti akan dikembangkan diantaranya produksi baterai di sini karena ada nikel yang luar biasa depositnya di Maluku Utara. Kami punya KEK (Kawakan Ekonomi Khusus) baru di Jawa Timur yang sangat membutuhkan baterai yang akan menjadi hilirisasi dari tambang nikel yang ada di Maluku Utara,” tambahnya.

Pada akhir sambutannya, Khofifah berharap misi dagang antara Maluku Utara dan Jawa Timur dapat sukses meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan baik di Maluku Utara maupun di Jawa Timur. (Tim Redaksi)

BERITA LAINNYA