Berdasarkan hasil pendataan penduduk Kota Ternate pada tahun 2005 adalah 163.166 jiwa dan 72O1 hal ini menunjukan kecenderungan peningkatan pada wilayah tertentu, khususnya di wilayah Kecamatan Ternate Utara dan Kecamatan Ternate Selatan. Peningkatan ini disebabkan beberapa faktor, yaitu Urbanisasi dan Migrasi yang hampir sama.
Jumlah Penduduk per wilayah Kecamatan :
1. Kecamatan Ternate Utara : 67.203 jiwa
2. Kecamatan Ternate Selatari : 72.901 jiwa
3. Kecamatan Pulau Ternate : 18.388 jiwa
4. Kecamatan Moti : 4.674 jiwa
Pertumbuhan penduduk Kota Ternate pada tahun 2005 sebesar 163.166 jiwa bila dibandingkan dengan tahun 2004 sebesar 151.178 jiwa, sehingga mengalami kenaikan sebesar 11.988 jiwa atau meningkat 7,9%. Kenaikan ini disebabkan perkembangan aktivitas kota dan eksodus para pendatang dari berbagai daerah ke Kota Ternate.
Wilayah Kota Ternate terletak antara 0° - 2° Lintang Utara dan 126° — 128° Bujur Timur.
Kota Ternate berbatasan dengan
• Sebelah Utara dengan Laut Maluku
• Sebelah Selatan dengan Laut Maluku
• Sebelah Timur dengan Selat Halmahera, dan
• Sebelah Barat dengan Laut Maluku
Luas wilayah Kota Ternate 5795,4 Km2, terdiri dan luas perairan 5.544,55 Km2 dan luas daratan 250,85 Km2.
No
Kecamatan
Luas/Km2
Darat
Laut
Jumlah
1.
Ternate Utara
24,575
15,7
40,275
2.
Ternate Selatan
31,875
62,1
93,975
3.
Pulau Ternate
169,80
5262,75
5432,55
4.
Moti
24,60
204
228,60
Total
250,850
5.544,55
5.795,40
Jumlah Kelurahan dalam 4 Kecamatan (Ternate Utara, lernate Selatan, Pulau Ternate dan Moti) yaitu
1. Kecamatan Ternate Utara 17 kelurahan
2. Kecamatan Ternate Selatan ; 19 kelurahan
3. Kecamatan Pulau Ternate : 21 kelurahan
4. Kecamatan Moti : 6 kelurahan
Kota Ternate adalah kota kepulauan dan terdiri dan 8 pulau yang meliputi :
1. Pulau Ternate 5. Putau Tifure
2. Pulau Hiri 6. Pulau Burida
3. Pulau Moti 7. Pulau Maka
4. Pulau Mayau 8. Pulau Mano
Dan total luas daratan 250.85 Km2 dan luas lautan 5.547,55 Km2. Adapun jarak antara pulau pulau tersebut dengan pulau Ternate adalah sebagai berikut:
1. Ternate — Hiri : 1,5 ML
2. Ternate — Moti : 16 ML
3. Ternate — Maka :1,6 ML
4. Ternate — Mano :1,6 ML
5. Ternate — Mayau : 90 ML
6. Ternate — Tifure : 106 ML
7. Ternate — Gurida :106,1 ML
Kondisi topografi (wilayah daratan) Kota Ternate sebagian besar daerah
bergunung dan berbukit, yang terdiri dan pulau vulkanis dan pulau karang
dengan kondisi jenis tanah sebagai berikut : a. Rogusal : Pulau Ternate, Pulau Hiri, dan Putau Moti.
b. Rensika : Pulau Mayau, Pulau Tifure, Pulau Maka, Pulau Mano dan Pulau Gurida.
Umumnya daerah Maluku Utara didominasi wilayah laut, maka iklim Kota Ternate
sangat dipengaruhi oleh iklim laut karena mempunyai tipe iklim tropis yang
terdiri dan dua musim (UtaraBarat dan Timur-Selatan) yang seringkali diselingi dengan dua kali masa pancaroba disetiap tahunnya.
Kondisi topografi Kota Ternate juga ditandai dengan keberagaman ketinggian dan permukaan laut (Rendah : 0-499 M, Sedang 500-699 M, dan Tinggi : Iebih dan 700 M). Dengan kondisi tersebut, ciri Kota Ternate merupakan wilayah kepulauan, lima diantaranya didiami penduduk (Putau Ternete, Hiri, Moti, Mayau, dan Tifure), sedangkan untuk tiga pulau yang berukuran kecil tidak dihuni (Pulau Maka, Mano dan Gurida)