#

IAGI MALUT dan UMMU Melakukan Pemetaan Data Geologi di Wilayah Banjir Bandang Rua

PEMKOT TERNATE - Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Maluku Utara bersama dengan Laboratorium Geologi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) melakukan pengambilan data dan pemetaan geologi di lokasi banjir bandang Rua, Rabu (4/9/24).

Tim terdiri dari 6 (Enam) orang mahasiswa dan 4 (Empat) orang dosen Progrqm Studi (Prodi) Tambang UMMU serta 4 (Empat) orang dari IAGI Maluku Utara. Pengambilan data ini akan berlangsung selama 1 minggu sejak hari ini meliputi, Data Struktur Geologi, Data Arah Aliran Sungai, Data Endapan Material Tersisa dan Data Mekanika Batuan.

Ketua IAGI Maluku Utara, Deddy Arief Dalam keterangannya mengatakan, “Ouput dari kegiatan ini kami berharap dapat membantu tim tanggap darurat dalam upaya mendesain dan merekonstruksi kawasan terdampak berbasis riset dan mitigasi,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Deddy, “Di hari pertama ini kami menemukan beberapa singkapan batuan dan lava dari endapan Gamalama tua - dewasa,” ungkapnya.

Menurutnya, “Data yang kami amati sepanjang sungai, dengan membagi menjadi tiga segmen untuk mempermudah proses pengambilan data. Terima kasih ke pos tanggap darurat yang sangat mendukung kami dalam kegiatan ini, dan semoga dalam proses ini cuaca pun selalu cerah.” (TIM IKP DISKOMINFO TERNATE)

Berita

Berita Lainnya

#

Rabu Menyapa di Puskesmas Gambesi, Sekda Ingatkan Peran Garda Terdepan Tenaga Kesehatan

PEMKOT TERNATE – Dalam rangka meningkatkan disiplin dan kualitas pelayanan kesehatan bag ...

#

Stadion Gelora Kie Raha Ditetapkan sebagai Kawasan Car Free Night

PEMKOT TERNATE - Dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan ruang publik dan mendorong aktivi ...

#

Pemkot Ternate Perkuat Komitmen JKN Lewat Kesepakatan Bersama BPJS Kesehatan

PEMKOT TERNATE - Pemerintah Kota (Pemkot Ternate) mengambil langkah konkret untuk memastik ...

#

Optimalkan Kebersihan Lingkungan, Sekda Kota Ternate Serahkan Armada Sampah Roda Tiga

PEMKOT TERNATE - Upaya memperkuat penanganan sampah hingga ke tingkat kecamatan terus dila ...