Dari Heritage Reading hingga Graphic Culture Canvas, Masterclass Grafis dan Ilustrasi Warnai JKPI XII Ternate
PEMKOT TERNATE - Seni grafis dan ilustrasi menjadi salah satu ruang eksplorasi kreatif dal ...
PEMKOT TERNATE - Seni grafis dan ilustrasi menjadi salah satu ruang eksplorasi kreatif dalam rangkaian Masterclass Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Tahun 2026 di Kota Ternate. Kegiatan ini dirancang untuk mempertemukan narasi sejarah dan budaya dengan praktik seni grafis kontemporer sehingga dapat menghasilkan karya yang berakar pada identitas lokal.
Masterclass Graphic Culture Design Lab berlangsung selama dua hari, 25–26 Agustus 2026, di kawasan Ake Gaale, Ternate. Kegiatan menjadi bagian dari agenda Masterclass dalam rangkaian Rakernas XII JKPI yang mempertemukan peserta dengan proses pembelajaran, eksplorasi, dan pengembangan karya berbasis warisan budaya.
Rancangan kegiatan menempatkan seni grafis bukan hanya sebagai aktivitas artistik, tetapi juga sebagai medium untuk membentuk identitas visual, mendokumentasikan budaya, menyampaikan narasi sejarah, serta menghubungkan warisan budaya dengan generasi baru. Dalam konteks Ternate, kekayaan sejarah perdagangan rempah, masyarakat pesisir, kolonialisme, dan dinamika budaya menjadi sumber inspirasi yang dapat diterjemahkan ke dalam karya visual.
Peserta mendapatkan materi dari Diaz Ramadhansyah selaku kurator seni dan Lead Curator melalui sesi “Reading Culture Through Graphic Art”. Materi mencakup cara membaca karya seni, visual culture, kurasi, konsep karya, positioning artist, hingga perkembangan seni grafis kontemporer.
Selanjutnya, peserta juga mendapatkan materi dari Didi PenaHitam, Founder Komunitas Grafis Pena Hitam, selaku Technical Mentor. Melalui materi “Graphic Practice and Collective Movement”, peserta mendapatkan pengenalan mengenai teknik grafis, praktik komunitas seni, produksi karya, distribusi, dan kolaborasi. Sementara Aswin Ilyas yang merupakan komikus berperan sebagai moderator dalam menghubungkan narasi budaya dengan ilustrasi, memfasilitasi kritik karya, serta memimpin sesi refleksi.
Rangkaian pembelajaran menggunakan metode Inspiration Curatorial Talk, Heritage Reading Site Observation, Story Mapping Group Discussion, Design Sprint Sketch Workshop, Art Critique Curatorial Review, hingga Pitch Presentation.
Dalam prosesnya, peserta diarahkan membaca narasi budaya menjadi konsep visual, mengembangkan ide grafis berbasis heritage, menyusun Graphic Culture Canvas, menjelaskan konsep karya secara profesional, hingga melakukan pitching di hadapan panel kurator. Setiap fasilitator Inkubator Space mendampingi satu kelompok yang terdiri dari 5–8 peserta.
Peserta juga diarahkan memilih salah satu dari empat Innovation Track, yakni Graphic Heritage Poster untuk interpretasi sejarah dan budaya, Urban Illustration sebagai ilustrasi identitas visual kota, Printmaking & Graphic Merchandise untuk pengembangan merchandise kreatif, serta Sequential Art & Visual Storytelling berupa komik pendek, visual narrative, atau storytelling grafis.
Dari proses tersebut, setiap kelompok ditargetkan menghasilkan Graphic Culture Canvas, Heritage Story Mapping, moodboard, concept sketch, final artwork, presentation board, artist statement, dan pitch deck. Seluruh karya selanjutnya dapat dikompilasi menjadi portofolio visual Kota Ternate untuk dikembangkan melalui pameran, publikasi maupun produk kreatif.
Graphic Culture Canvas yang digunakan dalam proses pengembangan karya mencakup Cultural Narrative, Heritage Inspiration, Visual Keywords, Target Audience, Innovation Track, Visual Language, Composition Strategy, Medium & Production, Distribution Strategy, Community Collaboration, dan Cultural Impact.
Melalui masterclass ini, proses kreatif tidak berhenti pada menghasilkan karya selama workshop. Karya yang lahir akan melalui proses kuratorial dan dipetakan menjadi portofolio visual yang dapat dikembangkan sebagai materi promosi kota, identitas visual destinasi, produk ekonomi kreatif, media edukasi sejarah, hingga menjadi fondasi bagi tumbuhnya komunitas dan seniman grafis baru di Maluku Utara.
Masterclass Grafis dan Ilustrasi tersebut menjadi salah satu bentuk agenda Rakernas XII JKPI yang menghadirkan pengalaman langsung kepada peserta untuk melihat hubungan antara warisan budaya, kreativitas, dan identitas kota. (Tim_IKP Diskominfo Ternate)
PEMKOT TERNATE - Seni grafis dan ilustrasi menjadi salah satu ruang eksplorasi kreatif dal ...
PEMKOT TERNATE - Rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XII Jaringan Kota Pusaka Indone ...
PEMKOT TERNATE - Kota Ternate akan menjadi pusat pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakerna ...
PEMKOT TERNATE - Sejumlah persiapan penyambutan delegasi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X ...