#

Raker Komwil VI APEKSI, Soroti Penguatan Peran Kota dalam Pembangunan Nasional

PEMKOT TERNATE - Wali Kota Ternate Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si. selaku Wakil Ketua Bidang Inklusi dan Hak Asasi Manusia (HAM) Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), menghadiri dan memberikan sambutan pada Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Raker Komwil) VI APEKSI Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Claro, Kota Kendari, Rabu (3/6/2026).

Malam sebelumnya, Selasa (2/6/2026) juga telah dilaksanakan Gala Dinner sebagai agenda pembuka rangkaian Raker Komwil yang dilaksanakan di tempat yang sama dan dihadiri oleh 16 Wali Kota se-Wilayah Timur Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Ternate mewakili Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang berhalangan hadir karena sedang menunaikan ibadah haji.

Di hadapan para wali kota se-Komwil VI APEKSI, jajaran Direktorat Eksekutif APEKSI, narasumber, serta peserta rapat kerja, Wali Kota Ternate menegaskan bahwa Komisariat Wilayah memiliki peran strategis sebagai ujung tombak APEKSI dalam menyuarakan berbagai tantangan daerah sekaligus merumuskan solusi dan rekomendasi yang akan dibawa ke tingkat nasional.

Menurutnya, Rakerwil merupakan forum penting bagi pemerintah kota untuk berbagi pengalaman, praktik baik, serta memperkuat kerja sama dalam menghadapi berbagai persoalan pembangunan daerah.

“Komwil merupakan ujung tombak APEKSI dalam menyuarakan berbagai tantangan dan merumuskan solusi/rekomendasi, juga menjadi forum berbagi cerita/praktik baik untuk ditularkan dan menjadi pembelajaran bagi kota-kota lainnya,” ujar Wali Kota.

Wali Kota menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tekanan ekonomi global akibat dinamika geopolitik dunia, keterbatasan kapasitas fiskal daerah, kebijakan transfer ke daerah (TKD), pembatasan belanja pegawai, persoalan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), hingga pelaksanaan proyek strategis nasional di daerah. Selain itu, terdapat pula berbagai isu sektoral seperti pengelolaan sampah, tata kelola digital, serta penanggulangan bencana yang membutuhkan kebijakan yang tepat dan bijaksana.

Menghadapi kondisi tersebut, Wali Kota menekankan pentingnya kolaborasi sebagai strategi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Menurutnya, semangat kolaborasi telah terbukti memberikan manfaat nyata, termasuk saat APEKSI mengoordinasikan dukungan bagi daerah-daerah yang terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

“Melalui Komwil di level regional maupun APEKSI di level nasional, mari kita saling berbagi, saling bahu membahu untuk menghadapi berbagai persoalan hingga mampu terus menjalankan roda pemerintahan dan menghasilkan inovasi untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan sejumlah agenda strategis yang sedang dijalankan APEKSI. Salah satunya adalah penyusunan buku City Branding dan Center of Excellent yang memuat berbagai potensi unggulan dari 98 kota anggota APEKSI sebagai media promosi dan pusat informasi yang diharapkan mampu menjadi referensi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.

Wali Kota mencontohkan berbagai upaya promosi daerah yang telah dilakukan, termasuk program Discover The Natural Treasure yang memperkenalkan potensi Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan melalui kerja sama dengan Hotel Borobudur Jakarta. Selain itu, ia juga mengapresiasi semangat Pemerintah Kota Mojokerto yang tetap mempromosikan produk unggulannya pada Indonesia Fair 2026 di Nagoya, Jepang.

Wali Kota mengungkapkan bahwa APEKSI juga akan melaksanakan Rembug Budaya di Kota Singkawang pada Oktober mendatang yang dirangkaikan dengan peluncuran buku City Branding dan Center of Excellent.

Di bidang kemitraan, APEKSI terus memperluas kerja sama dengan berbagai lembaga dan organisasi. Beberapa di antaranya mencakup kolaborasi dengan GIZ SETI dalam isu konservasi energi pada bangunan gedung, PIJAR Foundation pada bidang kesehatan masyarakat, ketahanan iklim, ketahanan kota dan lansia, serta kerja sama dengan Bank BTN terkait skema pembiayaan kreatif dan alternatif.

Selain itu, APEKSI juga tengah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Pokja tersebut melibatkan sejumlah pakar dan perwakilan pemerintah kota untuk menyusun rekomendasi revisi yang nantinya akan dibahas dalam Forum Bappeda pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI di Kota Medan.

Ditegaskan juga bahwa APEKSI akan terus hadir sebagai wadah komunikasi dan fasilitasi bagi pemerintah kota dalam berdialog dengan pemerintah pusat terkait berbagai isu strategis daerah.

“Intinya kita tidak boleh terpuruk atau pasrah dengan keadaan, namun berbagai tantangan menjadi cambuk untuk berinovasi mencari solusi melalui kolaborasi untuk suksesnya pembangunan,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota juga mengundang seluruh peserta untuk menghadiri Rakernas XVIII APEKSI yang akan diselenggarakan di Kota Medan pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026. Hasil-hasil rekomendasi yang dihasilkan dalam Raker Komwil VI akan menjadi bagian penting yang akan dibawa dan dibahas pada forum nasional tersebut. (Tim_IKP Diskominfo Ternate)

Berita

Berita Lainnya

#

Ternate Peringati Hari Lahir Pancasila 2026 dan Lepas Kontingen PORPROV V Maluku Utara

PEMKOT TERNATE - Pemerintah Kota Ternate memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang ...

#

Buka Turnamen PMG Biliard, Sekda Ternate Dorong Lahirnya Atlet Muda Berprestasi

PEMKOT TERNATE - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE., MM. d ...

#

Diikuti 43 Tim se-Maluku Utara, Turnamen Pemuda Cup I Sulamadaha Resmi Dibuka

PEMKOT TERNATE – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate Dr. H. Rizal Marsaoly, SE., MM m ...

#

Besok Upacara Hari Lahir Pancasila dan Pelepasan Kontingen PORPROV V Jadi Momentum Penguatan Nasionalisme dan Prestasi Daerah

PEMKOT TERNATE – Pemerintah Kota Ternate akan menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pa ...