Sekda Ternate Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Kampung Pisang
PEMKOT TERNATE - Upaya penanganan pasca musibah kebakaran yang terjadi di Kelurahan Bastio ...
PEMKOT TERNATE - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda besar transformasi digital nasional, khususnya pada sektor perlindungan sosial. Hal itu ditandai dengan pernyataan kesiapan Wali Kota Ternate Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si untuk menjadikan Kota Ternate sebagai lokus persiapan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) tahun 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan usai Wali Kota mengikuti kegiatan Sosialisasi Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial tingkat nasional yang dipimpin oleh Ketua Komite PTDP dan dipandu langsung oleh Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, B.A., M.A., Ph.D.
Wali Kota mengikuti sosialisasi melalui zoom meeting di Ruang Rapat Lantai II Kantor Wali Kota Ternate dan turut didampingi oleh Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi, Informatika dan Persandian Damish Bashir, SE., ME., Kadis Sosial Burhanuddin Abdul Kadir, S.IP., MA. serta Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang diwakili oleh Sekretaris. Kamis 4/12/2025.
Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini, S.H., M.P.M., Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., serta Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, S.Pd., M.KP. yang mewakili daerah pilot project tahun 2025.
Forum tersebut menjadi ruang berbagi praktik baik terkait transformasi digital dalam penyaluran bansos. Para narasumber menekankan bahwa digitalisasi menjadi kunci untuk menjawab tantangan klasik penyaluran bantuan, mulai dari validitas data penerima, ketepatan sasaran, hingga transparansi distribusi.
Menindaklanjuti hal itu, Wali Kota Ternate menyatakan bahwa Pemerintah Kota Ternate siap terlibat aktif dalam seluruh tahapan persiapan hingga pelaksanaan program piloting pada 2026 mendatang.
Wali Kota juga menilai bahwa digitalisasi bansos merupakan langkah penting untuk memastikan bantuan sosial tersalurkan lebih efisien, tepat sasaran, dan minim potensi penyimpangan.
“Ini adalah peluang besar bagi Kota Ternate untuk memperkuat tata kelola bantuan sosial berbasis teknologi. Kami siap berkolaborasi dengan kementerian dan lembaga terkait agar penyaluran bansos ke depan semakin tepat sasaran, transparan, dan akuntabel,” ungkap Wali Kota Ternate.
Secara nasional, pemerintah memang tengah mempercepat transformasi digital layanan publik, termasuk di sektor perlindungan sosial. Kementerian Sosial bersama sejumlah kementerian dan lembaga tengah mengintegrasikan berbagai platform data, seperti Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sebagai upaya memperbaiki akurasi penerima bantuan dan menutup celah duplikasi data.
Digitalisasi bansos juga sejalan dengan kebijakan reformasi birokrasi berbasis elektronik yang terus diperkuat oleh pemerintah pusat. Melalui sistem digital, proses verifikasi hingga penyaluran bantuan diharapkan dapat lebih cepat, terukur, dan minim potensi penyimpangan.
Dengan menyatakan kesiapan sebagai lokus persiapan piloting, Kota Ternate diharapkan dapat menjadi salah satu daerah yang berperan aktif dalam mengawal suksesnya digitalisasi bansos di Indonesia sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. (Tim_IKP Diskominfo Ternate)
PEMKOT TERNATE - Upaya penanganan pasca musibah kebakaran yang terjadi di Kelurahan Bastio ...
PEMKOT TERNATE - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, Wali ...
PEMKOT TERNATE - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE., MM me ...
PEMKOT TERNATE – Pemerintah Kota Ternate menggelar halalbihalal yang dirangkaikan dengan ...