#

Wali Kota Buka Musrenbang Tingkat Kecamatan Ternate Barat Sekaligus Meresmikan Kantor Lurah Kulaba

PEMKOT TERNATE – Pemerintah Kota Ternate melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Ternate menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Perdana Tingkat Kecamatan di Kota Ternate yang digelar di Kantor Lurah Kulaba, Kecamatan Ternate Barat. Senin (12/02/24).

Musrenbang Tingkat Kecamatan Ternate Barat dibuka langsung oleh Wali Kota Ternate Dr. M. Tauhid Soleman, M.Si dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Ternate Dr. Rizal Marsaoly, MM., Plt. Kepala Bappelitbangda Kota Ternate Taufik Jauhar, Kepala Dinas PUPR Kota Ternate Rus\'an Muhammad Nur Taib, ST. MT., Camat Ternate Barat Hamid Muhammad, SE., Forkopimcam Ternate Barat, para delegasi kelurahan se-Kecamatan Ternate Barat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kecamatan Ternate Barat khususnya Kelurahan Kulaba.

Camat Ternate Barat Hamid Muhammad, SE., dalam laporannya mengatakan bahwa Kegiatan Musrenbang tingkat kecamatan har ini mengangkat tema "Pelestarian Cagar Budaya dan Entitas Keragaman Sosial Budaya serta Mitigasi Kebencanaan Untuk Pengembangan Ruang Kota Ternate Yang Mandiri dan Berkeadilan", dan masyarakat diberi peluang seluas-luasnya untuk menentukan arah pembangunan ke depan khususnya di kecamatan ternate barat.

“Saya dan seluruh masyarakat Kulaba mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Ternate yang telah merealisasikan pembangunan kantor kelurahan kulaba melalui APBD tahun 2023. Saya berharap dengan dibangunnya kantor Lurah Kulaba dapat meningkatkan kinerja dan motivasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Beliau juga menjelaskan bahwa Kecamatan Ternate Barat merupakan penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar yang terdiri dari beberapa sektor. Diantaranya sektor perkebunan yang merupakan penyumbang hasil kelapa terbesar di Kota Ternate, untuk sektor pertanian Kecamatan Ternate Barat berada di daerah pesisir pantai dimana Sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai nelayan termasuk adanya penangkaran penyu di Kelurahan Tobololo.

“Selain itu, wisata Batu Angus merupakan destinasi wisata yang masuk dalam Geopark Nasional, untuk itu destinasi-destinasi lainnya diharapkan mendapat perhatian serius dari dinas terkait sehingga bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Ternate Dr. M. Tauhid Soleman, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa sesuai dengan ketentuan pada pasal 27 ayat (2) Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, telah mengamanatkan suatu proses pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kepada Pemerintah Daerah. Proses penyelenggaraan Musrenbang tersebut haruslah bersifat partisipatif, akuntabel, transparan dengan menekankan pentingnya mendorong keterlibatan stakeholders.

Lanjut dikatakannya bahwa Musrenbang merupakan wadah yang disediakan Pemerintah bagi masyarakat, untuk dapat berpartisipasi secara lebih aktif dalam proses perencanaan pembangunan yang dilaksanakan dari tingkat Kelurahan, yang pelaksanaan Musrenbang Kelurahan telah di mulai dari tanggal 22 Januari sampai dengan tanggal 31 Januari 2024. Musrenbang adalah agenda tetap yang kita laksanakan setiap tahun dan memiliki makna strategis yang menentukan arah pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat kotaTernate.

Selain itu, Musrenbang Kecamatan Ternate Barat ini, merupakan forum musyawarah antar para pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah- langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam Daftar Usulan Rencana Pembangunan Kelurahan (DURPK) yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan Kota Ternate di wilayah Kecamatan Ternate Barat, yang dikoordinasikan oleh Bappelitbangda Kota Ternate dan dilaksanakan oleh Camat.

“Tuntutan akan hal ini telah dilegitimasi pada Pasal 94 ayat (5) Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Ranperda tentang RPJPD dan RPJMD dan RPKD, yang bertujuan untuk, kesatu membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan kelurahan yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan, kedua membahas dan menyepakati kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang belum tercakup dalam prioritas kegiatan pembangunan kelurahan dan yang ketiga menyepakati pengelompokan kegiatan prioritas pembangunan di kecamatan berdasarkan tugas dan fungsi Perangkat Daerah Kota Ternate, dan hasil musrenbang kecamatan dijadikan sebagai bahan masukan dalam penyusunan rancangan Renja Perangkat Daerah tahun perencanaan 2025,” ucap Wali Kota

Wali Kota juga menjelaskan bahwa RPJMD Kota Ternate Tahun 2021-2026, merupakan dokumen perencanaan Pemerintah Kota Ternate, yang merupakan arah, pedoman sekaligus Kompas untuk memandu Perangkat Daerah, dalam merumuskan kebijakan 5 tahun kedepan.

Menurutnya, kebijakan-kebijakan yang telah dirumuskan tersebut, merupakan saripati atau inti dari sejumlah aspirasi dan isu-isu ctual Kota Ternate. Maka merujuk pada Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2023 Tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2024, yang mengarahkan bahwa APBD Tahun 2024 tetap mengacu pada Visi Ternate Mandiri dan Berkeadilan, yang termuat pada RPJMD Kota Ternate Tahun 2021-2026, dengan keberpihakan pada 8 Misi Pembangunan dan 14 Program Prioritas.

“Dengan arah kebijakan pada Tahun 2024 ditujukan untuk “Industrialisasi Pengolahan Sampah Secara Partisipatif dan Konservasi Sumber Daya Air”. Air dan sampah itu menjadi poin utama, di Ternate itu jika dua hal ini sudah beres, insha Allah kita sudah mencapai 50% keberhasilan Pemerintah Kota Ternate dan 50% lainnya terkait dengan infrastruktur dan program prioritas lainnya,” ungkap Wali Kota.

Beliau juga mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang Kelurahan yang telah dilaksanakan, peran aktif masyarakat di tingkat Kelurahan pada wilayah Kecamatan Ternate Barat, telah menghasilkan 194 Daftar Usulan, yang terdiri dari Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam, sebanyak 56 Usulan, Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah sebanyak 104 Usulan serta Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia sebanyak 34 Usulan yang nantinya akan dirumuskan bersama dalam Musrenbang Kecamatan ini, untuk dimasukkan ke dalam prioritas usulan Kecamatan Ternate Barat.

“Selain itu, berbagai Program Andalan yang menjadi komitmen, dimaksudkan untuk mendukung capaian Program Pembangunan Daerah melalui 14 Program Prioritas, seperti Penanganan Sampah Perkotaan Berbasis Partisipatif Masyarakat, Konservasi Sumber Daya Air, Pemberian Bantuan Pemberdayaan Untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat dan Dukungan Pemerataan Pembangunan melalui Peduli BAHIM (Batang Dua, Hiri dan Moti), akan kita realisasikan pada tahun 2024 ini,” sebutnya.

Nantinya, esensi dari semua kebijakan program yang terakomodir dalam RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah, adalah implementasi Visi dan Misi TERNATE ANDALAN, yaitu Mewujudkan Ternate yang Mandiri dan Berkeadilan. Musrenbang akan tetap menjadi alat atau instrumen yang diatur oleh Pemerintah dalam menjaring aspirasi warga, karena melalui perencanaan bottom up ini, telah masuk sejumlah kegiatan hasil Musrenbang tahun 2023 pada APBD 2024.

“Dan hari ini adalah salah satu buktinya, Kantor Kelurahan Kulaba merupakan hasil Musrenbang permintaan masyarakat yang telah diselesaikan melalui APBD tahun 2023 yang nanti secara simbolik akan saya resmikan,” pungkasnya.

Selanjutnya, selain Musrenbang normatif ada juga sejumlah usulan melalui Musrenbang Komunitas dengan tagline Ternate Youth Planner.

“Maksudnya anak-anak muda kita yang nanti akan membuat rencana juga terakomodir di dalam APBD tahun 2024. Kota Ternate secara keseluruhan di Indonesia adalah salah satu daerah yang telah melakukan inovasi perencanaan, yaitu musrenbang komunitas. Di kota lain di Indonesia belum ada yang melaksanakan musrenbang komunitas, makna atau fungsi Musrenbang komunitas adalah proses perencanaan yang dibangun oleh anak-anak muda atau komunitas-komunitas yang saat ini tumbuh subur di Kota Ternate. Juga ada komunitas-komunitas yang saat ini berkembang di Fort Oranje sebagai pusat kreatif kota ternate,” jelasnya.

Beliau menerangkan bahwa Pemerintah memberikan ruang kepada komunitas-komunitas yang ada di Kota Ternate dengan maksud agar tidak semua hal yang bersifat kreatif itu dipikirkan oleh OPD, karena para komunitas ini punya cara tersendiri dalam rangka untuk mendorong agar masyarakat ini bisa berkreatif, melalui pemikiran perencanaan sesuatu yang unik dan menjadi perhatian dari para komunitas sehingga diberikan ruang, dan hal tersebut tidak ada di kota lain selain di Kota Ternate.

“Sehingga saya sering sampaikan di beberapa tempat, salah satu keunggulan dari Musrenbang Pemkota Ternate itu kita memberikan ruang akses bagi para pelaku komunitas yang tumbuh subur di Kota Ternate termasuk yang ada di Batu Angus, Kecamatan Ternate Barat.sebagai bagian ruang untuk mengembangkan aspirasi dan kreativitas para komunitas yang ada di Kota Ternate,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Kota Ternate tersebut juga menekankan bahwa ada 3 (tiga) hal penting yang digaungkan di Musrenbang Kecamatan Ternate Barat yang pertama adalah pelestarian terkait dengan cagar budaya kemudian yang kedua pelestarian terkait dengan entitas keragaman social.

“Terkait Geopark atau warisan geologi itu ciri khas yang tidak dimiliki kecamatan lain di Kota Ternate. Sehingga kalau Ini menjadi skala prioritas saya sangat setuju. Karna kita memang mempersiapkan Batu Angus ini dan seluruh kompleks disekitarnya baik itu daerah Kulaba, Tarau hingga pesisir merupakan bagian dari warisan geologi,” pungkasnya.

Menurutnya, ada 43 Geosite yang telah didatangkan untuk dinilai menjadi warisan geologi nasional, dan hampir seluruh garis pantai mulai dari daerah tarau sampai daerah takome itu merupakan bagian dari geosite bekas dari lahar.

“Batu angus ini telah diakui sebagai warisan geologi, karna kita nanti akan mengantarnya tidak hanya sebagai warisan geologi nasional tapi hingga nanti menjadi warisan geologi dunia melalui UNESCO, dan jika UNESCO telah menetapkan Batu Angus sebagai warisan dunia, maka promosinya akan dilakukan langsung oleh UNESCO itu sendiri,” pungkasnya.

Lanjut, beliau menjelaskan, kemudian terkait keragaman sosial budaya jelas ada keunikan pada masing-masing kecamatan sebagai DNA budaya asli Ternate. Dan yang ketiga mitigasi kebencanaan sebagai bagian dari pengembangan ruang yang ada di Kota Ternate.

“Saya berharap hari ini, kita tidak sekedar hadir untuk menuntaskan kewajiban formal atas pelaksanaan musrenbang saja tetapi kita sudah punya kita sudah punya satu kesepakatan hati diantara semua delegasi ini bahwa ada hal-hal tertentu yang bersifat mendesak untuk kita realisasikan di dalam APBD tahun 2025 yang akan mendatang,” harap Wali Kota.

Diakhir sambutannya beliau juga menghimbau terkait pelaksanaan Pemilu tanggal 14 Februari mendatang agar seluruh masyarakat dapat tetap tenang agar bisa menentukan pilihan dengan hati Nurani.

“Mari kita jaga suasana pemilu ini agar dapat berjalan lancar dan memberikan hasil sesuai dengan harapan,” imbaunya.

Terakhir, Wali Kota membuka secara resmi Musrenbang tingkat Kecamatan Ternate Barat sekaligus meresmikan Kantor Lurah Kulaba.

“Akhirnya dengan ucapan Bismillahirahmanirrahim Peresmian Kantor Kelurahan Kulaba Kecamatan Ternate Barat dan Pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Ternate Barat Tahun Perencanaan 2025 pada Tanggal 12 Februari 2024, secara resmi Saya nyatakan di buka. Semoga Allah SWT selalu memberikan petunjuk dan bimbingan kepada kita sekalian, dalam melaksanakan tugas-tugas sebagai bentuk pengabdian kita kepada masyarakat Kota Ternate yang kita cintai,” tutupnya.

Peresmian Kantor Lurah Kulaba ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemotong pita oleh Wali Kota Ternate didampingi Sekda Kota Ternate, Plt. Kepala Bappelitbangda, Kadis PUPR, Camat Ternate Barat, Forkop[imcam Ternate Barat serta Lurah Kulaba. (Tim_IKP Diskominfo Ternate)

Berita

Berita Lainnya

#

Kepala Dinas Kominfosandi Kota Ternate Hadiri Puncak Peringatan Hari Pers 2024 di Jakarta

PEMKOT TERNATE - Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Ternate Damish Ba ...

#

Sekda Kota Ternate : Kunci Penurunan Angka Kemiskinan dan Stunting adalah Kolaborasi dan Bersinergi Bersama

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE, MM menghadiri Rapat Koo ...

#

Hadiri Musrenbang Ternate Utara, Wali Kota Sebut Akan Lakukan Penataan Kawasan Jole Majiko

PEMKOT TERNATE – Wali Kota Ternate Dr. M. Tauhid Soleman, M.Si menghadiri sekaligus memb ...

#

Buka Musrenbang Kecamatan Pulau, Wali Kota Ingin Kembangkan Pariwisata

PEMKOT TERNATE - Wali Kota Ternate Dr. M. Tauhid Soleman, M.Si membuka Musyawarah Perencan ...