Minggu, 05 April 2020
 
Pemerintah Kota Ternate
Informasi terbaru seputar pemerintahan Kota Ternate
17 Januari 2020 - 08:38:37 - Read: 145

Diskomsandi Kota Ternate Gelar Table Top Meeting Terkait Pengelolaan Palapa Ring Paket Tengah Project 8b

 

DISKOMSANDI - Dalam rangka menindaklanjuti kerja sama antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bahari Berkesan, PT Boswezen Berdikari dan PT Berdikari Prima Mandiri bersama Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian komunikasi dan Informatika RI, Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskomsandi), menggelar Table Top Meeting terkait pengelolaan Palapa Ring paket tengah project 8b.

Pertemuan berlangsung di Resto Dapur Sorasa, Kamis (16/1/2020) turut dihadiri Wali Kota Ternate, H. Burhan Abdurahman, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskomsandi) Kota Ternate Anas Konoras, Kepala Devisi dan Jaminan Jaringan PT Bakti Iin Azairin Aziz, Direktur BUMD Kota Ternate Muhammad Ramdani, Ketua DPRD Kota Ternate Muhajrin Bailusssy, Wakil Ketua DPRD, Dra Heni Sutan Muda, Bagian Komunikasi Setda Kota Ternate Chairul Arif Saleh, Direktur BPRS Bahari Berkesan Risdan Harly, Manager Kimia Farma, unsur Forkompimda Kota Ternate serta tamu undangan lainnya.

Wali Kota Ternate, Hi. Burhan Abdurahman, dalam sambutannya mengatakan, dengan melanjutkan kerja sama yang sudah disepakati bersama pemerintah pada beberapa waktu yang lalu, atas nama Pemerintah Kota Ternate memberi apresiasi dan penghargaan atas kinerja yang sudah dikerjakan oleh BAKTI.

"Atas nama Pemkot Ternate, saya menyampaikan apresiasi penghargaan dan terima kasih juga yang sebesar-besarnya atas suport dan kemudahan yang diberikan kepada Pemkot Ternate, yang lebih khususnya perusahaan daerah," ucap Wali Kota.

Menurutnya, kerjasama ini sangat penting bagi masyarakat kota Ternate, terlebih Pemda dan BUMD, "Untuk membantu kalangan pengusaha serta SKPD Kota Ternate, sehingga ini bisa menyesuaikan berbagai program kegiatan di era digitalisasi," ujar Wali Kota.

Orang nomor satu di jajaran Pemkot Ternate itu berharap kerja sama dengan kemitraan yang sudah dibangun ini, bisa dijaga sebaiknya untuk kepentingan bersama dengan cara koordinasi serta komunikasi untuk kepentingan bersama.

"Sebab secara teknis untuk melaksanakan kegiatan operasional dalam menjaga kebersamaan dan kerja sama terhadap apa yang akan dilakukan menjadi lebih baik kedepannya dari pada apa yang sudah ada selama ini," tambahnya.

"Terlebih lagi untuk kepentingan masyarakat di kota Ternate dan Provinsi Maluku Utara yang insha Allah sampai ke masa-masa yang akan datang. Saya harap hal-hal kecil seperti itu yang bisa kita jaga," sambung Wali Kota.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskomsandi) kota Ternate, Anas Konoras mengatakan terkait dengan Palapa Ring Tengah sudah sedemikian detail dijelaskan oleh pihak BAKTI maupun LAN Telekomunikasi Indonesia. Sedangkan terkait pemanfaatan itulah yang menjadi tugas Diskomsandi.

Anas juga berharap jaringan telepon dan jaringan internet dengan pemanfaatan Ring Tengah ini, tentunya bisa bermanfaat. Anas menyebut ada dua manfaat yang nantinya bisa dirasakan yakni penyelenggaraan pendukung dan penyelenggaraan pemerintahan yang terpasang dari sisi elektronik.

Hal ini, sesuai amanah dari Perpres nomor 95 tahun 2018 tentang penyelenggaraan pemerintahan yang berbasis elektronik.

"Pemerintah kota Ternate berkomitmen bahwa ini dapat terlaksana dengan baik," ucap Anas.

Terkait dengan pelayanan publik, Anas menambahkan nantinya dengan adanya fasilitas ini, maka manfaat interkonektivitas antar pemerintah nantinya akan memudahkan akses bagi masyarakat untuk dapat menggunakan medium internet guna mendapatkan pelayanan publik yang baik dari pemerintah.

"Tentunya akan lebih cepat diakses sehingga upaya kita untuk memajukan daerah ini terutama dalam program-program pendukung seperti Smart City dan pemanfaatan aplikasi yang melekat pada SKPD teknis dalam bentuk aplikasi berbagi paket yang terintegrasi secara nasional juga akan berfungsi dengan baik," tambahnya.

Terpisah, Kepala Devisi dan Jaminan Jaringan PT Bakti Iin Azairin Aziz, mengatakan untuk kerja sama ini semua ada tahapan prosesnya, dimana dirinya menerangkan bahwa dari pihak calon ini harus mengirimkan surat peminatan kemudian ke BAKTI setelah dikonfirmasi selanjutnya mengirimkan kepada LBI untuk ditindaklanjuti.

"Jadi dari P4 sampai 8b, nah dimana kapasitas berapa nanti secara teknis ada trayer sampai nanti membuat berita acara kesepakatan dan tanda terima baru dimulai kontrak," tutur Iin.

Lebih lanjut Iin menyebutkan dalam kesepakatan ini harus menunggu surat peminatan kemudian bisa langsung kontrak.
Sehingga ini memerlukan waktu dan akses dengan target secepatnya bisa terealisasi. (Tim Redaksi)

BERITA LAINNYA