Sabtu, 18 Januari 2020
 
Pemerintah Kota Ternate
Informasi terbaru seputar pemerintahan Kota Ternate
14 Januari 2020 - 09:51:21 - Read: 232

Sambut Sail Tidore, Wali Kota Ternate Kunjungi Pusat Oleh-Oleh Tara No Ate

DISKOMINFO - Dalam rangka menyambut event internasional Sail Tidore pada Tahun 2021 mendatang, sejumlah persiapan sudah mulai dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate. Event bertaraf internasional tersebut diperkirakan akan mendatangkan 15.000 wisatawan yang datang dari dalam maupun luar negeri, sehingga nantinya kota Ternate sebagai satu-satunya kota Transit telah siap menyambut event besar tersebut.

Pembangunan mulai dari hotel berlantai sembilan sudah mulai dibangun di Kota Ternate, bahkan persiapan stok untuk kebutuhan oleh-oleh khas Maluku Utara khususnya Kota Ternate juga sudah disiapkan.

Hal tersebut terlihat saat Wali Kota Ternate Dr. Hi. Burhan Abdurahman mengunjungi swalayan Tara No Ate, pada Senin (13/1/2020). Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau kondisi swalayan sekaligus melihat langsung stok barang yang tersedia di swalayan tersebut.
Dalam kunjungan itu, Wali Kota didampingi oleh Wakil Ketua 1 DPRD Kota Ternate, Sekda Kota Ternate, sejumlah penjabat, serta beberapa kepala SKPD dilingkup pemerintahan Kota Ternate (Pemkot).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan untuk menyambut event Sail Tidore pada Tahun 2021 Kota Ternate harus siap dengan segala kebutuhan para wisatawan, salah satunya dengan menyiapkan swalayan seperti Tara No Ate yang menjual oleh-oleh khas Maluku Utara khususnya kota Ternate.

Menurut Wali Kota, Swalayan Tara No Ate ini akan mendapatkan banyak kunjungan  dari wisatawan, sehingga dari sekarang sudah harus membangun kerja sama dengan IKM yang ada, serta mempersiapkan stok barang, sehingga pada saat event Sail Tidore berlangsung maka Tara No Ate juga bisa menangkap peluang tersebut.

"Ini juga harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk peningkatan UKM yang ada di Kota Ternate," ucap Wali Kota.

Wali Kota dua periode itu juga menambahkan, nantinya pemkot akan berdiskusi tentang persiapan Kota Ternate dalam memyambut wisatawan yang diperkirakan berjumlah 15.000 wisatawan. 

"Ini cukup banyak dan harus dibicarakan secara matang, kerja sama dari semua pihak sehingga bisa memberi semangat sekaligus bisa mendorong IKM yang ada saat ini di Kota Ternate," tutur Wali Kota.

Untuk saat ini, lanjut Wali Kota bahwa kota Ternate harus terintegrasi memasarkan secara terpadu, tentunya dengan memasarkan produk-produk IKM yang sudah dititipkan di Swalayan Tara No Ate.

"Tara No Ate ini kan wadah Dekranasda untuk membantu memasarkan produk-produk IKM, karena kalau kita sendiri yang pasarkan mungkin agak sulit, jadi inilah tempatnya yakni di Tara No Ate, tentunya ini tidak terlalu mementingkan provitnya, yang penting produk tersebut bisa tersalur ke masyarakat," jelas Wali Kota.

Wali Kota berharap kedepan nantinya harus ada gerakan yang mendukung IKM ini terutama bagi stakeholder yang ada,"Sederhananya begini yah, harusnya siapa saja yang punya tamu dari luar kota Ternate seperti SKPD, harus dengan metode dan taktik yang sedemikiannya sehingga tamu tersebut harus di bawa ke Tara No Ate dan berbelanja oleh-oleh yang dijual di swalayan ini," harapnya.

Swalayan Tara No Ate saat ini menjual bermacam kebutuhan masyarakat mulai dari kue-kue kering khas Maluku Utara hingga pernak-pernik dan asesoris bahkan kaos yang berlogokan Kota Ternate, juga dijual di Tara No Ate dengan harga yang terjangkau dan dijamin memuaskan pengunjung serta pembeli. (Tim Redaksi)

BERITA LAINNYA