#

Rimo-Rimo dan Cita Rasa Rempah Ternate Hadir dalam Jamuan Makan Malam Kebudayaan JKPI XII

PEMKOT TERNATE - Jamuan makan malam kebudayaan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) XII yang digelar di Kediaman Wali Kota Ternate, Rabu (26/8/2026) malam.

Jamuan yang dimulai pukul 19.00 WIT tersebut menjadi ruang bagi para kepala daerah, delegasi, pengurus JKPI, serta tamu undangan untuk menikmati sajian sekaligus mengenal kekayaan budaya dan kuliner khas Ternate.

Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si. didampingi Ketua TP. PKK Kota Ternate Ny. Marliza M. Tauhid menyambut langsung para tamu yang hadir, di antaranya Ketua Presidium beserta jajaran pengurus JKPI, Direktur Eksekutif, Dewan Pakar dan Tim Pakar JKPI, para kepala daerah dan delegasi kota pusaka, Duta Besar Kerajaan Belanda dan Kepala Atase Kebudayaan, serta perwakilan Dutch Trading Post Heritage Network (DTPHN), tokoh budaya, seniman dan budayawan.

Jamuan makan malam tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Ternate Nasri Abubakar, Wakil Ketua I TP PKK Kota Ternate Ny. Nursinta Nasri, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Ternate Ny. Hj. Hasmiati Rizal, jajaran Forkopimda Kota Ternate, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Ternate. Kehadiran para tamu dan unsur daerah tersebut turut menciptakan suasana keakraban dalam rangkaian penyambutan delegasi Rakernas XII JKPI di Kota Ternate.

Dalam sambutannya, Wali Kota Ternate Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si mengajak para tamu menikmati jamuan dengan suasana yang lebih dekat dan sederhana. Menurutnya, meja makan dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarpeserta yang datang dari berbagai daerah.

“Jamuan malam ini bukan sekadar kesempatan untuk menikmati hidangan, tetapi menjadi ruang untuk duduk bersama, berbagi cerita, dan saling mengenal lebih dekat sebagai sahabat,” terang Wali Kota.

Hidangan yang disajikan juga membawa cerita mengenai identitas Ternate sebagai Kota Rempah. Kekayaan hasil laut, hasil bumi, serta cita rasa yang diwariskan antargenerasi menjadi bagian dari pengalaman kuliner yang disuguhkan kepada para delegasi.

Salah satu sajian yang diperkenalkan adalah rimo-rimo, tradisi kuliner khas Ternate yang merekam pengetahuan dan kearifan masyarakat masa lalu. Hidangan tersebut menggunakan berbagai bahan pangan seperti ayam, ikan, sayuran, dan umbi-umbian yang dimasukkan ke dalam ruas bambu, kemudian dimasak dengan cara dibakar.

Rimo-rimo tidak hanya diperkenalkan sebagai hidangan, tetapi juga sebagai bagian dari pengetahuan leluhur dalam memanfaatkan sumber daya alam secara sederhana. Perpaduan bahan pangan dan rempah Maluku Utara menjadikan sajian tersebut bagian dari cerita mengenai alam, ketahanan hidup, dan warisan budaya Ternate.

“Melalui jamuan ini, kami ingin para tamu tidak hanya melihat Ternate, tetapi juga merasakan Ternate melalui rasa, aroma, cara penyajian, dan tradisi yang hadir di meja makan,” tuturnya.

Jamuan tersebut juga membawa kembali narasi Ternate sebagai bagian dari Moloku Kie Raha, tanah empat kerajaan yang memiliki sejarah panjang dalam perdagangan, perjumpaan, kebudayaan, dan persaudaraan. Kehadiran para delegasi dari berbagai kota dalam Rakernas JKPI XII menjadi bagian dari perjumpaan antarkota yang mempertemukan cerita, gagasan, dan pengalaman.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Ternate berharap Rakernas JKPI XII tidak hanya menghasilkan pembahasan mengenai kota pusaka, tetapi juga memperkuat jejaring, kolaborasi, dan semangat saling belajar antarkota dalam menjaga warisan budaya Indonesia.

Wali Kota Ternate juga menekankan bahwa pelestarian pusaka tidak terbatas pada bangunan atau benda bersejarah. Nilai, tradisi, rasa, ingatan, dan jati diri masyarakat merupakan bagian penting dari warisan yang perlu terus dijaga dan diperkenalkan kepada generasi berikutnya.

“Atas nama Pemerintah Kota Ternate dan seluruh masyarakat Ternate, kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu. Nikmati hidangannya, rasakan budayanya, dan bawalah kehangatan Ternate setelah kembali ke daerah masing-masing,” ungkapnya.

Jamuan makan malam kebudayaan ini menjadi salah satu rangkaian Rakernas JKPI XII yang menghadirkan pengalaman budaya secara langsung, sekaligus memperlihatkan bagaimana gastronomi dapat menjadi media untuk mengenalkan sejarah, tradisi, dan identitas Ternate kepada para delegasi dari berbagai daerah di Indonesia. (Tim_IKP Diskominfo Ternate)

Berita

Berita Lainnya

#

Rakernas JKPI XII Hadirkan Masterclass Spice Heritage dan Gastronomi di Cengkeh Afo

PEMKOT TERNATE - Kekayaan rempah dan tradisi pangan Ternate menjadi salah satu fokus pembe ...

#

Masterclass Cultural Economy Angkat Potensi Benteng Oranje dalam Rakernas XII JKPI Ternate

PEMKOT TERNATE - Potensi Benteng Oranje sebagai kawasan bersejarah dan bagian dari jalur r ...

#

Masterclass Bamboo Innovation Lab Eksplorasi Potensi Bambu Loreng Maluku Utara

PEMKOT TERNATE – Kekayaan bambu lokal Maluku Utara menjadi salah satu potensi yang diang ...

#

Dari Heritage Reading hingga Graphic Culture Canvas, Masterclass Grafis dan Ilustrasi Warnai JKPI XII Ternate

PEMKOT TERNATE - Seni grafis dan ilustrasi menjadi salah satu ruang eksplorasi kreatif dal ...