Sabtu, 11 Juli 2020
 
Pemerintah Kota Ternate
Informasi terbaru seputar pemerintahan Kota Ternate
03 Juni 2020 - 22:39:17 - Read: 67

Ini Hasil Diskusi Virtual Wali Kota Bersama DPRD Kota Ternate

DISKOMSANDI - Bertempat di eksekutif room lantai 3, Rabu (3/6) Wali Kota Ternate, Dr. H. Burhan Abdurahman SH.MM dan jajaran melakukan pertemuan secara virtual bersama Ketua dan Anggota DPRD Kota Ternate. 

Pada pertemuan yang dilakukan secara virtual tersebut membahas terkait penanganan Covid-19 diantaranya diskusi soal implementasi Perwali wajib masker.

Ketua DPRD Kota Ternate, Muhajirin Bailussi dalam wawancaranya menyebutkan, pertemuan virtual bersama Wali Kota Ternate yakni membahas terkait penanganan Covid-19 hingga pasca serta diskusi tentang Perwali wajib masker.

"Jadi kita melakukan relaksasi terbatas sehingga kita lebih mengarah pada sektor ekonomi untuk aktifitas pasar dan restoran," ucap dia.

Dirinya juga menyebutkan bahwa dalam diskusi tersebut sempat membahas kesiapan pemda terkait Bansos untuk tahap selanjutnya.

"Dari DPRD meminta tambahan hingga tiga tahap dan mudah-mudahan diakomodir tapi untuk tahap kedua sudah diakomodir yang disesuaikan dengan alokasi anggaran pemda, dan satu dua hari alokasi anggarannya sudah ada yang nanti disampaikan ke DPRD," ungkapnya.

Sementara Wali Kota Ternate ketika diwawancara usai diskusi menyebutkan ada beberapa hal terkait penanganan Covid-19 dan anggaran Bansos sekaligus dengan menggratiskan biaya Rapid tes bagi anak sekolah, mahasiswa yang keluar Maluku Utara dan supir lintas.

"Tadi DPRD juga menyarankan kalau ada Bansos berikutnya, sebaiknya dalam bentuk uang tunai saja dan itu kita telah bersepakat dengan tujuan untuk membantu masyarakat di tengah pandemi ini," ucap Wali Kota.

Lebih lanjut Wali Kota mengatakan terkait rapid tes juga akan diberlakukan gratis tapi hanya untuk anak sekolah, mahasiswa dan supir lintas.

Dirinya berharap hal yang sama juga diberlakukan kepada para sopir lintas kabupaten kota yang membawa logistik kebutuhan pokok di setiap daerah, sebab mereka ini juga mendukung kegiatan pemerintah dibidang perekonomian.

"Mereka ini bisa dikategorikan stakeholder yang mendukung dan membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19, melalui logistik kebutuhan pokok masyarakat, saya berharap kabupaten kota lain bisa sama dengan kami," tutupnya. (Tim Diskomsandi)

BERITA LAINNYA