#

JKPI 2026 Libatkan Kesultanan, Ternate Mantapkan Diri sebagai Episentrum Rempah Dunia

PEMKOT TERNATE - Pemerintah Kota Ternate mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke-XII tahun 2026 dengan melibatkan berbagai unsur strategis, termasuk Kesultanan Ternate. Kegiatan berskala nasional ini mengusung tema besar “Ternate Episentrum Rempah Dunia” sebagai upaya memperkuat city branding Ternate sebagai kota rempah.

Ketua Panitia JKPI ke-XII, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE., MM menjelaskan bahwa pelibatan Kesultanan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan JKPI, mengingat agenda besar ini mengangkat narasi budaya, sejarah, dan kearifan lokal.

“Kita bicara tentang budaya dan nilai-nilai luhur, sehingga Kesultanan harus dilibatkan. Ini bukan sekadar event, tapi ruang untuk merawat identitas Ternate sebagai kota pusaka,” ujarnya usai rapat panitia, Rabu (21/1/2026).

Menurutnya, panitia akan menyampaikan secara langsung rencana pelaksanaan JKPI kepada Sultan Ternate untuk meminta arahan serta dukungan, terutama karena sejumlah rangkaian kegiatan direncanakan berlangsung di kawasan Kedaton Kesultanan.

“Pendopo Kedaton direncanakan menjadi lokasi gala dinner, sehingga keterlibatan Kesultanan menjadi sangat penting dalam pelaksanaan kegiatan ini,” tambahnya.

Selain Kesultanan, panitia juga melibatkan sejumlah instansi pendukung seperti Perusahaan Listrik Negara (PLN), perbankan, serta pengelola Bandara Sultan Babullah yang akan masuk dalam struktur kepanitiaan JKPI.

Untuk rangkaian kegiatan, panitia menyiapkan sejumlah agenda utama, di antaranya karnaval budaya yang direncanakan dimulai dari kawasan Benteng Oranje hingga Kedaton Kesultanan. Sementara Lapangan Salero akan dimanfaatkan sebagai panggung utama yang menghadap ke arah Kedaton.

“Kita akan gunakan Lapangan Salero sebagai panggung utama dari sisi timur menghadap barat, langsung ke arah Kedaton. Ini bagian dari konsep besar yang kita rancang,” jelasnya.

Panitia juga menyiapkan pameran UMKM, city tour, serta satu agenda khusus berupa Simposium Pulau-Pulau Penghasil Rempah Dunia yang akan digelar bersama akademisi. Simposium tersebut akan memperkuat narasi rempah sebagai identitas sejarah dan masa depan Ternate.

“Simposium ini akan kita susun dengan narasi rempah, bekerja sama dengan perguruan tinggi, agar nilai sejarah dan ekonomi rempah bisa diangkat secara ilmiah,” ungkapnya.

Selain itu, panitia tengah menyiapkan logo dan filosofi JKPI yang akan diluncurkan pada Februari mendatang sebagai penanda dimulainya rangkaian kegiatan menuju pelaksanaan utama.

“Launching JKPI direncanakan Februari, sementara pelaksanaan kegiatan utama dijadwalkan pada minggu kedua Agustus 2026, sesuai hasil rancangan panitia lokal dan panitia pusat JKPI,” pungkasnya.

Melalui pelaksanaan JKPI ke-XII ini, Pemerintah Kota Ternate berharap posisi Ternate sebagai kota pusaka dan episentrum rempah dunia semakin kuat, sekaligus mendorong pengembangan pariwisata budaya dan ekonomi kreatif berbasis sejarah. (Tim_IKP Diskominfo Ternate)

Berita

Berita Lainnya

#

Sekda Kota Ternate Evaluasi Kinerja Kecamatan dan Kelurahan Lewat Rabu Menyapa

PEMKOT TERNATE - Penguatan kinerja aparatur hingga tingkat wilayah terus menjadi perhatian ...

#

Milad ke-9 Baznas, Zakat Jadi Instrumen Penguatan Ekonomi Masyarakat

PEMKOT TERNATE - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ternate menggelar peringatan Isra ...

#

Empat Ranperda Diajukan, Pemkot Ternate Dorong Penguatan Ekonomi dan Tata Ruang

PEMKOT TERNATE – Wakil Wali Kota Ternate Nasri Abubakar menghadiri rapat paripurna Dewan ...

#

Pemkot Ternate Peringati Isra Mikraj, Wali Kota : Mari Siapkan Diri Sambut Ramadan

PEMKOT TERNATE - Suasana khidmat menyelimuti Masjid Adnanul Muslimin, Lingkungan Tanah Mas ...